Puisi Sastra

MENTARI YANG HILANG

(Untuk Kiai Fajar)

Lesbumi 04 June 2026
MENTARI YANG HILANG

Oleh : Akhmad Jasimul Ahyak*

Di bawah langit yang mendung kelabu

Kabar itu datang menyapu senyap malam

Mengetuk pintu-pintu pondok bambu

Membawa duka yang teramat dalam

Sang Kyai, sang suluh, kini telah tiada

Berpulang memenuhi janji pada Sang pencipta

Sajadah tua saksi bisu Tetesan air mata

kini merindukan ruku' dan sujud panjangnya

Tasbih yang berputar di sela jemari

Kini terhenti dalam keheningan yang suci

Kitab-kitab kuning di rak-rak musholla

Ikut terdiam

Berduka dalam zikir yang luluh

Panji hijau berlambang jagat raya

Kini berkibar setengah tiang di dada kami

Kau yang dahulu menuntun dengan cinta

Mengajarkan damai, merawat bumi pertiwi

Suaramu yang teduh menenangkan badai

Petuahmu yang bijak menjadi jembatan ummat

Kini ratusan umat bersimpuh dan melambai

Mengantar kepergianmu dengan tangis yang khidmat

Selamat jalan, wahai sang benteng ulama

Husnul khatimah menyambut jiwamu yang tenang

Meski jasadmu kini telah berkalang tanah

Sanubari dan teladanmu akan abadi kami kenang

Lailahaillallah, berkumandang di udara

Mengiringi langkahmu menuju jannah-Nya

Komentar

Tanggapan Pembaca

Komentar pembaca ditampilkan di bawah artikel agar alur baca tetap rapi. Semua komentar dimoderasi redaksi sebelum tayang.

0 komentar tayang

Belum ada komentar yang tayang di artikel ini. Jadilah pembaca pertama yang meninggalkan tanggapan.

Komentar yang masuk tidak langsung tayang. Redaksi akan memoderasi terlebih dahulu agar diskusi tetap sehat dan relevan.