Puisi Unggulan Sastra

Catatan Semu Kematian

Lesbumi 26 May 2026 Puisi, Sastra, catatan
Catatan Semu Kematian

Oleh: Akhmad Jasimul Ahyak*

Di atas kanvas yang lagi usang oleh waktu

Ku lukiskan detak goresan yang tak lagi menggebu

Kesetiaan katanya telah mati dan terkubur sepi

Diam-diam bayang punggungmu selalu menjauh

Ku jaga nisanmu tanpa nama dalam dada

menaburkan kembang doa yang patah di atas luka

ku duga perasaan telah sirna menjadi debu

lenyap dimakan jeri, hilang ditelan sunyi

Namun, ini hanyalah kematian yang semu

Lantaran mendung meraba jendela malam

namamu kembali bangkit dari dasar palung terdalam

menyeruak semerbak kenangan, menolak untuk padam

Terbukti jiwaku hancur belum pasti karam

Mungkin jasadmu pergi dan tak bisa kusentuh

tapi jeratan takdir yang meruntuhkan sauh

Cintaku menolak mati

ia hanya bersembunyi

berpura-pura tiada di dalam catatan sepi yang abadi


*Penulis adalah Ketua Lesbumi Pasongsongan, Karyanya telah terbit di berbagai media.

Komentar

Tanggapan Pembaca

Komentar pembaca ditampilkan di bawah artikel agar alur baca tetap rapi. Semua komentar dimoderasi redaksi sebelum tayang.

0 komentar tayang

Belum ada komentar yang tayang di artikel ini. Jadilah pembaca pertama yang meninggalkan tanggapan.

Komentar yang masuk tidak langsung tayang. Redaksi akan memoderasi terlebih dahulu agar diskusi tetap sehat dan relevan.