Visi Misi
Visi
Menjadi Jam’iyah Diniyah Islamiyah Ijtima’iyah yang memperjuangkan tegaknya ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, mewujudkan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, kesejahteraan, keadilan dan kemandirian khususnya warga NU, serta terciptanya rahmat bagi semesta dalam wadah Negara Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Misi
Mengembangkan gerakan penyebaran Islam Ahlusunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah untuk mewujudkan umat yang memiliki karakter tawassuth (moderat), tawazun (simbang), i’tidal (tegak lurus) dan tasamuh (toleran).
Mengembangkan beragam khidmah bagi jama’ah NU guna meningkatkan kualitas sumberdaya manusia NU dan kesejahteraannya, serta untuk kemandirian jam’iyah NU.
Mempengaruhi para penetap kebijakan maupun Undang-Undang agar produk kebijakan maupun Undang-Undang yang dihasilkan berpihak kepada kepentingan masyarakat dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan rasa keadilan.
TUJUAN
Terbentuknya karakter jama’ah NU yang mencerminkan nilai-nilai tawassuth (moderat), tawazun (seimbang) dan tasamuh (toleran), dalam cara berfikir, bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari baik dalam urusan keagamaan maupun duniawi.
Terbangunnya jami’yah maupun jama’ah NU yang memiliki kemandirian di bidang ekonomi, sosial dan politik.
Menguatnya peran, fungsi dan manajemen kelembagaan, sistem informasi manajemen di semua tingkatan.
Berkembangnya fasilitas dan model peningkatan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan serta kaderisasi.
ISU STRATEGIS
Keagamaan
• Mencetak kader da’i dan da’iyah di semua tingkatan kepengurusan Nahdlatul Ulama
• Mengintensifkan bahtsul masail
• Membackup lembaga/pesantren terkait da’i-da’iyah yang diudang pada acara kegiatan-kegiatan dan hari besar Islam
• Memaksimalkan pemahaman ke-NU-an (terutama keorganisasiannya) masyarakat melalui Lailatul Ijtima’ atau perkumpulan keagamaan lainnyaPendidikan
• Melaksanakan kaderisasi melalui Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) untuk pendidik dan tenaga kependidikan di bawah naungan MWCNU Pasongsongan
• Menguatkan program digitalisasi melalui pelatihan untuk lembaga/badan otonom di bawah naungan NU
• Menguatkan, menyebarkan dan menginternalisasikan pemahaman Aswaja dan ke-NU-an kepada madrasah dan sekolah melalui workshop, seminar dan berbagai media lainnya
• Penyaluran bea-santri untuk anak yatimEkonomi
• Pembentukan badan usaha MWCNU Pasongsongan dengan penggalangan saham dari warga NU di Pasongsongan
• Penguatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) warga NU, baik sektor perikanan, pertanian dan lain-lain melalui pelatihan, workshop dan lain-lainPenguatan Kelembagaan dan Kemandirian
• Penguatan keorganisasian Ranting NU melalui pelatihan tata kelola organisasi, pelatihan keuangan yang akuntabel, pelatihan perencanaan (berbasis lembaga, banom dan Ranting NU)
• Pemanfaatan platform digital (untuk tata kelola organisasi, program kerja dan keuangan MWCNU Pasongsongan
• Penguatan Ranting NU (melalui safari, turba secara berkala dan akreditasi)
• Pembidangan pengurus harian MWCNU Pasongsongan
• Penguatan keorganisasian melalui pembentukan anak ranting
• Penguatan organisasi melalui Lailarul Ijtima’ Nahdlatul UlamaKesehatan
• Memperkuat kerjasama dengan lembaga kesehatan (baik pemerintah dan non-profit)
• Melakukan edukasi prefentif dan sosialisasi terkait kejahatan gender berbasis online di masyarakat yang berdampak pada kesehatan mental dan kepribadianLingkungan
• Kampanya ekologi
• Pelatihan pemanfaan sampah plastik
• Melakukan kerjasama dengan instansi pemerintah terkait dengan pengelolaan dan pengolahan sampahBudaya
• Penguatan kearifan lokal
• Merawat tradisi masyarakat (khususnya tradisi warga NU yang berkembang di Pasongsongan)
• Melestarikan seni budaya lokal yang berkembang di masyarakat