Lokal Berita

Kiai Riyadi Ingatkan Wasiat Wakil Rais MWCNU Pasongsongan Sebelum Meninggal

Beliau boleh saja meninggalkan kita semua. Namun, pemikiran dan gerakannya harus tetap hidup dan menjadi warisan yang tidak akan pernah mati.

Admin Nuvoes 04 June 2026 berita, mwc nu, pasongsongan, panaongan, wasiat, wakil rais, meninggal
Kiai Riyadi Ingatkan Wasiat Wakil Rais MWCNU Pasongsongan Sebelum Meninggal

Ketua MWCNU Pasongsongan K Ahmad Riyadi ingatkan wasiat Almarhum Kiai Ahmad Fajar Syiddiq sebelum meninggal. Wasiat yang disampaikan melalui akun Whatsapp Kantor NU Pasongsongan menerangkan bahwa Kiai Fajar menekankan segenap aktivis NU agar hadir secara istiqomah dalam acara istighotsah, Burdah serta pembacaan Ratib Syaikhona Kholil di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasongsongan yang dilaksanakan setiap bulan.

"Salah satu wasiat almarhum K. Fajar, menekankan agar cakanca pengurus MWCNU hadir pada acara Istighatsah pamaosan Burdah dan Ratib Syaikhona Kholil setiap tanggal 15 Hijriyah," tulis Ketua MWCNU Pasongsongan itu pada Senin (03/06/2026) malam.

Hal itu dibenarkan oleh Rais Ranting Panaongan 1 Kiai Jamaludin Johan. Dalam tulisannya dia menerangkan, wasiat Kiai Fajar itu di sampaikan saat perkumpulan Lailatul Ijtima' pada 13 Mei 2026 lalu.

"Saya ingat betul wasiat beliau di hadapan para jamaah Lailatul Ijtima' yang saat itu dilaksanakan di kediaman Ustad Sadili," tulisnya.

Lebih lanjut, Kiai Jamal juga kenang pengadian dan perjuangan di NU semasa hidup Almarhum.

"Beliau boleh saja meninggalkan kita semua. Namun, pemikiran dan gerakannya harus tetap hidup dan menjadi warisan yang tidak akan pernah mati. Untuk itu, bagi siapa saja yang pernah berguru atau sekadar bertemu, jalankan wasiat itu dengan penuh keihlasan," lanjut Kiai Jamal.

Sebagaimana ditahui, Kiai Fajar merupakan salah satu tokoh karismatik di Pasongsongan. Diakhir pengabdiannya di NU, beliau diamanahi sebagai Wakil Rais MWCNU Pasongsongan masa khidmat 2021-2026.

Beliau berpulang ke rahmatullah pada Rabu, (03/06/2026) siang akibat kecelakaan yang terjadi di kawasan Kapong, Batu Marmar, Pamekasan. Musibah ini terjadi sepulang beliau menghadiri prosesi pernikahan di Kabupaten Sampang.

Komentar

Tanggapan Pembaca

Komentar pembaca ditampilkan di bawah artikel agar alur baca tetap rapi. Semua komentar dimoderasi redaksi sebelum tayang.

0 komentar tayang

Belum ada komentar yang tayang di artikel ini. Jadilah pembaca pertama yang meninggalkan tanggapan.

Komentar yang masuk tidak langsung tayang. Redaksi akan memoderasi terlebih dahulu agar diskusi tetap sehat dan relevan.