Kenang perjuangan Kiai Ahmad Fajar Syidik yang telah tutup usia pada Rabu (03/06/2026) kemarin, Pimpinan (PR) Muslimat NU Panaongan gelar tahlil dan doa bersama di kediaman Ny. Hj Jamila, Panaongan, Pasongsongan, Kamis (04/06/2026).
Doa bersama yang dilangsungkan usai shalat Ashar, menurut Ny Hj Sanatun memang dikhususkan untuk mendoakan kepergian almahum Kiai Fajar.
"Sebenarnya, acara yang kita gelar hari ini adalah perkumpulan rutin yang biasa dilaksanakan setiap Kamis sore. Namun untuk kali ini, kami khususkan untuk mendoakan almarhum yang telah mendahui kita semua," tuturnya.
Kepergian Kiai Fajar, bagi Wakil Ketua PAC Muslimat NU Pasongsongan itu, menyisakan luka yang mendalam bagi warga nahdliyin, utamanya para aktivis NU yang merasa kehilangan orang tua.
"Almarhum Kiai Fajar merupakan bagian dari sesepuh NU di Pasongsongan. Dan, hingga akhir hayat, beliau tetap mengabdikan diri untuk NU sebagai Wakil Rais MWCNU Pasongsongan," imbuhnya.
Untuk itu, melalui nuvoes.com dia berharap agar segenap Pengurus PR dan PAR Muslimat NU se-Pasongsongan menggelar doa bersama untuk kepergian almarhum.
"Sebagai warga nahdliyim, kami belum bisa membalas jasa-jasa beliau selama ini. Kami hanya bisa menggelar doa untuk kepergian almarhum," pungkas dia.
Pewarta: Fatim
Editor: Shofiyah