Lokal Unggulan Berita

Keluhkan Sepinya Pembeli, Pedagang Pasar Pasongsongan Memilih Bertahan di Tengah Ketidakpastian

Admin Nuvoes 09 June 2026 pasongsongan, pasar, tradisonal, panaongan, sepi, toko online, dominasi
Keluhkan Sepinya Pembeli, Pedagang Pasar Pasongsongan Memilih Bertahan di Tengah Ketidakpastian

Pasongsonga, nuvoes.com - Dalam beberapa tahun terakhir ini, pasar tradisional Pasongsongan yang berlokasi di Desa Panaongan kian sepi dari pembeli. Meskipun begitu, pedagang tetap memilih bertahan walau omset yang diperoleh terjun bebas.

Fatima, salah satu penjual tas dan aksesori kecantikan wanita, keluhkan kondisi pasar tersebut yang hidup segan mati tak mau.

"Puluhan tahun saya berjualan seperti ini. Jadi saya tidak punya pilihan lain selain berjualan walau omsetnya tidak seperti dulu," keluhnya saat berjualan, Selasa (09/06/2026), Panaongan, Pasongsongan.

Perubahan pola belanja masyarakat yang lebih memilih toko online, bagi dia, merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan perputaran ekonomi di pasar tradisional mati suri.

"Lebih-lebih, persaingan harga yang tidak sehat di platform digital, juga kian memperparah nasib kami sebagai pedagang konvensional," imbuhnya.

Nasib serupa juga dikeluhkan Yusup, seorang pedagang pakaian yang selama puluhan tahun mangkal di pasar tersebut. Namun, sejak serbuan toko online merebak di Pasongsongan, omsetnya turun 90 persen.

"Kadang sehari hanya laku satu. Bahkan tidak pernah laku sama sekali. Sedangkan biaya operasional terus jalan, seperti biaya kuli, retribusi pasar, dan semacamnya," ungkap dia.

Kontributor: Shofiya

Editor: Arief Billah

Komentar

Tanggapan Pembaca

Komentar pembaca ditampilkan di bawah artikel agar alur baca tetap rapi. Semua komentar dimoderasi redaksi sebelum tayang.

0 komentar tayang

Belum ada komentar yang tayang di artikel ini. Jadilah pembaca pertama yang meninggalkan tanggapan.

Komentar yang masuk tidak langsung tayang. Redaksi akan memoderasi terlebih dahulu agar diskusi tetap sehat dan relevan.