Padangdangan, nuvoes.com - K. Ahmad Riyadi menegaskan bahwa syarat mengambil manfaat dari ilmu adalah menghormati ilmu itu sendiri.
"Menghormati ilmu adalah syarat utama seseorang bisa mengambil manfaat darinya," ucapnya saat menyambut di acara Haflatul Imtihan di Yayasan Diyaur Rahman pada Selasa malam, (09/06/2026) Padangdangang, Pasongsongan.
Ia juga meneruskan bahwa ilmu bukan sekadar informasi yang dipindahkan dari satu kepala ke kepala lain, melainkan cahaya yang hanya hinggap pada hati yang memuliakan dan mengagungkannya.
"Ilmu adalah Nur. Sudah selayaknya kita menghormatinya. Dengan acara ini, kita sesungguhnya sedang merayakan dan mengagungkan ilmu itu sendiri. Ini bukan sekadar acara tahunan, melainkan bentuk penghormatan kita kepada para guru, kepada ilmu yang telah diperoleh," jelasnya.
Dewan Pengasuh itu juga mengingatkan kepada seluruh hadirin, khususnya santri dan pelajar, agar tidak memisahkan antara semangat mencari ilmu dan adab dalam menghormatinya. Sebab menurutnya, ilmu tanpa adab ibarat pelita yang tertutup kain.
"Letakkan ilmu dan adab sejajar, karena ilmu tanpa adab ibarat pelita yang tertutup kain, cahayanya tidak bisa menerangi jalan," pungkas Ketua MWC NU Pasongsongan itu.
Pewarta: Aulia